Berita
Teh Putih Memiliki Kandungan Anti Kanker dan Anti Penuaan
31 Agustus 2010 - Artikel Teh Putih
Peneliti di University Hospitals of Cleveland (UHC) dan Case Western Reserve University (CWRU) telah membuktikan bahwa bahan yang terkandung didalam teh putih ternyata efektif untuk meningkatkan fungsi imun pada sel-sel kulit dan melindungi dari efek kerusakan yang ditimbulkan oleh sinar matahari. Penemuan yang menunjukkan bahwa ekstrak teh putih melindungi kulit dari stres dan kerusakan sel menambahkan elemen penting didalam perang melawan kanker kulit.
Elma Baron,MD, direktur pusat studi kulit di UHC dan CWRU. Mengatakan bahwa ”Kami menemukan bahwa penggunaan ekstrak teh putih dapat melindungi elemen penting pada sistem imun di kulit. sama seperti proses oksidasi yang dapat menyebabkan karat pada mobil, stress pada kulit dapat menyebabkan rusaknya kekuatan dan fungsi sel. ekstrak teh putih melindungi melawan stress tersebut.
Studi ini kemudian mendemonstrasikan bagaimana produk yang dihasilkan dari tanaman dapat melindungi kulit.” Dr.Baron bekerja sama dengan Seth Stevens,MD, partnernya dalam studi ini.
Sebagai bagian dari studi, para peneliti memakaikan krim ekstrak teh putih pada salah satu bagian bokong sukarelawan (kulit yang jarang/tidak pernah terkena sinar matahari), sementara bagian lainnya tidak diberi krim tersebut. Kedua bagian tersebut kemudian dipapar oleh sinar matahari buatan. Peneliti kemudian memberi krim lagi pada bagian yang sebelumnya telah diberi. Tiga hari kemudian para peneliti membandingkan sel yang ada pada kulit tersebut.
Dan inilah hasilnya: dalam sistem imun, sel-sel Langerhan dibagian terluar kulit (epidermis) adalah bagian paling terluar yang dapat dijangkau sistem imun, dan adalah yang pertama yang dapat mengenali sesuatu yang asing. Mereka dinamakan sel penjaga, dan fungsinya sangat penting untuk mendeteksi kuman/bakteri dan memutasi protein yang dihasilkan sel-sel kanker; tetapi, karena lokasinya, sel-sel Langerhan ini sangat sensitif pada kerusakan yang ditimbulkan oleh sinar matahari. Para peneliti dalam studi ini menemukan bahwa ekstrak teh putih membantu melindungi dan melawan hilangnya sel-sel Langerhan pada kulit yang tidak diberi ekstrak dan terpapar sinar matahari buatan. Para peneliti kemudian menguji bilamana sistem imun sel akan terpelihara pada kulit yang diberi ekstrak teh putih masih berfungsi dengan baik setelah dipapar dengan sinar matahari buatan; mereka menemukan bahwa fungsi imun-nya berfungsi dengan baik karena ekstrak tersebut. Mereka juga menemukan bahwa kerusakan DNA yang terjadi didalam sel-sel setelah terpapar sinar matahari buatan tersebut sangat sedikit pada kulit yang dilindungi dengan ekstrak teh putih.
Para peneliti mempercayai bahwa antioksidan pada ekstrak teh putih adalah alasan mengapa ekstrak tersebut efektif; selain itu antioksidan juga mempunyai manfaat anti penuaan. Proses yang sama pada stress didalam sel-sel kulit juga dapat menyebabkan kerusakan sistem imun, selain itu juga dapat pula menyebabkan kanker kulit dan kerusakan pada permukaan kulit, seperti keriput atau kulit berbintik yang disebabkan oleh pigmentasi.
Kevin Cooper, MD, adalah direktur departement of dermatology di UHC dan CWRU. “kami mengetahui bahwa kulit pada orang usia muda lebih tahan terhadap stress yang berhubungan dengan terpapar oleh sinar matahari yang punya sifat merusak. Ekstrak teh putih berguna untuk menghasilkan ketahanan pada kulit untuk melawan stress yang dapat menyebabkan penuaan pada kulit.”
Hasil yang didapat dari penelitian menawarkan sebuah janji didalam perang melawan kanker kulit. Jenis penyakit kanker yang paling banyak diderita oleh warga Amerika Serikat dengan lebih dari 1 juta kasus baru terdeteksi setiap tahunnya.
Pusat studi kulit di UHC dan CWRU telah mempelajari bahwa keuntungan lain dari teh adalah bahwa teh tersebut memiliki efek melindungi. Para peneliti menemukan bahwa bahan yang terkandung didalam teh hijau dapat mengurangi efek langsung yang buruk dari sinar matahari. studi terbaru ini adalah yang pertama yang melibatkan teh putih. Teh putih memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi daripada jenis teh yang lain. Selain itu teh putih adalah teh yang mengalami proses paling sedikit dari semua jenis teh yang ada, dan jarang dikonsumsi oleh orang pada umumnya.
Kirim ke Teman
Cetak halaman ini
Posting komentar
Share on Facebook
